November 6, 2016

Tips Memilih Pulpen yang Baik



"I have a pen" - Piko Taro
Setelah lagu Pen Pineapple Apple Pen atau sering disingkat PPAP yang dinyanyikan oleh Piko Taro booming di Youtube sebulan yang lalu, bahkan sampai sekarang sudah tayang lebih dari 150.000.000 kali tayang. Saya kemudian terinspirasi dengan satu liriknya "I have a pen", sebuah video yang sangat luar biasa menurut saya, dengan mempertontonkan joget aneh dan sejumlah lirik yang unik, dengan durasi kurang lebih dari satu menit. Oleh karena itu, saya ingin membuat sebuah tulisan tentang tips memilih sebuah pulpen.

Bagi sebagian orang, memilih pulpen yang baik adalah sebuah cara untuk melatih intuisi, atau sebuah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk memahami sesuatu tanpa harus melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Dalam memilih pulpen, tidak ada masalah yang menyangkut tentang keselamatan. Selama sebuah pulpen tidak meledak atau mengeluarkan gas beracun seperti dalam film James Bond, keselamatan bukanlah sebuah persoalan.

Dalam memilih sebuah pulpen itu tidak sembarangan, ada hal yang harus diperhatikan. Seorang pejabat tinggi saja bahkan punya sebuah pulpen pribadi. Oleh karena itu, ada beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam memilih sebuah pulpen, diantaranya akan saya tuliskan dibawah ini.

1. Ditinjau dari Bobotnya

Bobot merupakan hal yang sangat penting ketika kita ingin memilih sebuah pulpen. Pulpen yang terlalu kecil itu kurang baik karena akan memberi kesan murahan. Namun jika terlalu besar juga akan menyebabkan otot tangan cepat tegang.

2. Ditinjau dari Penampilannya

Dalam segi penampilan, pulpen yang baik itu secara umum bentuknya tidak aneh. Jangan memilih jika memiliki terlalu banyak aksesoris, contoh kecilnya apabila memiliki karet di ujung atasnya, karena itu adalah sebuah pensil bukan pulpen.

3. Ditinjau dari Fungsinya

Dalam memilih sebuah pulpen yang baik haruslah dapat digunakan untuk menulis. Betapa konyolnya sesuatu jika kalian mengetahui bahwa pulpen yang kalian miliki ternyata tidak dapat digunakan untuk menulis. Ciri-cirinya adalah ketika sedang digunakan akan meninggalkan sebuah noda dan apabila ditarik akan menghasilkan sebuah garis. Sesederhana itu.

Itulah tadi beberapa tips yang bisa saya bagikan, jika ada yang ingin di tambahkan silahkan mengisi di kolom komentar. Apabila bermanfaat alhamdulillah tulisan saya tidak sia-sia. 


15 comments:

  1. Kalo saya mah dari fungsinya dulu mas. Yang kedua harga, hahaha

    ReplyDelete
  2. hahahahahaa. bisa gitu ya mas. wkwkwkwk

    ReplyDelete
  3. kalo saya yang pertama dilihat itu harganya

    ReplyDelete
  4. Yang penting ujungnya kecil.. Gk suka klo yg hasil tulisannya tebel..

    ReplyDelete
  5. Dan ngomong-ngomong soal pulpen, saya dari jaman kuliah sukanya malah fotocopy saja karena dinilai lebih hemat. Xixixi. Jangan ditiru. Bilang saja, males. :D

    ReplyDelete
  6. ngomongin tentang pulpen , gue suka pulpen yang tinta nya tebal . Jadi ketika nulis , itu nyaman dan tulisan nya terlihat jelas.

    ReplyDelete
  7. sekeren dan sebagusnya bolpen di kelas, seringnya sudah hilang sebelum tintanya habis.

    ReplyDelete
  8. meskipun sebagus apapun Bolpoen nya kalo di taruh di atass meja sekolaah pasti ilang

    ReplyDelete
  9. kalo aku sih sukak sama pulpen item, hahaha

    ReplyDelete
  10. radak absurd... ngeten 👍

    ReplyDelete
  11. wahh... artikel yang menghibur dan juga ada manfaat nya :3

    ReplyDelete

Jika berkunjung ke blog saya jangan lupa untuk meninggalkan sebuah komentar. Terserah kalian mau ngomong apa yang penting masih dalam batas wajar.