May 31, 2016

Mengenal E-Business dan E-Commerce

E-business (Inggris: "Electronic Business", atau "E-business") dapat diartikan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.

Dalam kegiatan e-business, ada 5 kemungkinan bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :
  1. Business to Business: Pada bisnis ini transaksi yang terjadi adalah antara perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.
  2. Business to Consumer: Pada bisnis ini transaksi yang terjadi adalah antara perusahaan dengan konsumen.
  3. Consumer to Consumer: Pada bisnis ini transaksi yang terjadi adalah konsumen langsung menjual produk ke konsumen lainnya. Misalkan individu yang melakukan penjualan melalui pemasangan iklan ke internet.
  4. Consumer to Business: Pada bisnis ini transaksi yang terjadi adalah konsumen yang menjual produk atau jasa langsung ke organisasi atau perusahaan.
  5. Intrabusiness e-business: Pada kategori ini termasuk segala aktivitas organisasi yang kebanyakan dilakukan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang, jasa dan informasi.
Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.

Tahapan E-Business


Dalam pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business terdapat 4 tahap yang diantaranya sebagai berikut :
  • Mendayagunakan komputer
  • Mendayagunakan jaringan dan internet
  • Membangun dan mendayagunakan web
  • E – Commerce

Perbedaan E-Commerce dan E-Business

Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat pembahasan tentang hal tersebut menjadi tidak sistematis. Hal ini dikarenakan kebingungan dalam menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep perdagangan dengan sarana elektronik.

Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce berorientasi pada bagaimana memperoleh keuntungan, sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang dan sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain dari perbedaan yang dimiliki oleh keduanya, ternyata keduanya juga memiliki persamaan tujuan yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya.

2 comments:

  1. Thanks sharingnya :)
    Baca artikel ini serasa kuliah lagi..hihihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe.. Iya kak, ini memang tugas kuliah.

      Delete

Jika berkunjung ke blog saya jangan lupa untuk meninggalkan sebuah komentar. Terserah kalian mau ngomong apa yang penting masih dalam batas wajar.

About Me

Blog personal milik Mukhsin, kandidat sarjana yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Makassar.

Find me on Twitter:

Alexa Rank

Copyright