March 20, 2016

Tugas Kuliah itu Normal


Sekarang adalah tahun pertama saya menjalani apa yang namanya kuliah dan sekarang juga saya sudah semester dua. Berbeda pada semeser pertama, tugasnya jadi lebih banyak. Dosen-dosen baik layaknya orang tua sendiri juga sudah berkurang. Entah apa yang terjadi kedepannya. Bertemu dengan dosen-dosen berhati killer  di balik tampang yang lembut seperi anak kecil.

Kuliah itu tidak seperti yang sering kia lihat di film-film. Daang ke kampus dengan wajah ceria, menyapa teman-teman dan dosen dengan bahagia, mengerjakan tugas dengan gembira, serta lulus tepat waktu dan membahagiakan orang tua. Kuliah tidak seindah itu teman!

Kuliah itu memang hampir sama kayak Kuli. Dari kosa katanya saja sudah terdengar tidak enak. Kuli. Pekerjaan berat dengan tanggungan fisik di pundak. Saya akan sedikit menjelaskan perbedaan kuli dan kuliah, mari disimak.

Kuli, orang-orang hebat itu mengerjakan tugas dengan materi dan massa yang bisa dilihat dan dirasakan oleh fisik. Sedangkan mahasiswa kayak kita (kita?) tugas kuliah yang punya massa yang sangat ringan, tapi beban yang dikasih ke otak bisa bikin yang mengerjakannya itu terkapar tak berdaya kayak habis disiksa, baju sobek-sobek, berdara-darah, terus ngesot minta air. (Serem banget kan?)

Ada 5 tugas yang harus saya kumpul minggu ini. Ngerjain tugas sebanyak iu dengan deadline yang sangat sempit seperti itu, saya tidak kaget atau sedih. Saya malah jadi gila. Saya bengong dan liat fotonya Taylor Swift. Cantik banget. Tapi tetap saja itu tidak bisa mengubah takdir kalau saya harus mengerjakan 5 tugas dan harus dikumpul minggu ini. Masih mending kalau tugasnya bisa copy paste. Tapi ini murni dari otak sendiri. Coba fikir aja.

Akibat tugas ini juga, postingan saya minggu ini jadi terlambat. Biasanya saya posting setiap malam sabtu pukul delapan tepat, dan sekarang sudah malam senin. (OMG) Tapi tugas ini adalah tanggung jawab. Saya sebagai mahasiswa. Dan berani kuliah berarti berani menghadapi apa yang namanya tugas. Kalau tidak mau mengerjakan tugas mending jangan kuliah. (Aduuuuuh, padahal mau yang poin kedua itu)

Terkadang juga tugas yang menggunung itu kadang buat kia kreatif. Setiap orang pun punya cara mereka masing-masing. Mulai dari ngerjain tugas yang paling susah dulu, biar tugas berikutnya mudah untuk dikerjakan. Ada juga yang mengerjakan tugas yang susah dahulu, baru tugas yang lebih mudah. Bahkan ada juga yang lebih milih tidak mengerjakan tugas. (Ini sih parah amat yah)

Sekian dulu, kalau kalian mengerjakan tugas gimana bro?


30 comments:

  1. Sekolah Tugas Kuliah Tugas Kerja Tugas kapan kita Bahagianya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung gimana lo menyikapinya teman!

      Delete
  2. ada typo itu kak di daang harusnya datang, sama iu harusnya itu. mengerjakan tugas kuliah ya kerjakan saja.

    mohon kunjungan baliknya ke http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, baru liat juga tadi. Ini gara-gara keyboard laptop yg gak normal. Serius.

      Dan makasih koreksinya.

      Delete
  3. Itu sih gimana orang ngehadapinya ada yg bilang susah ada juga yg bilang normal:D btw nice artikel gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe... Gue sih bilang Tugasnya itu normal, ngerjainnya yg susah.

      Delete
  4. Replies
    1. Siap-siap aja bergelut dengan berbagai tugas. :D

      Delete
  5. Aku mau kuliyah, biar dapat tugas, entar kalau tugasnnya dah banyak baru mau ane jual buat beli domain wkwkwkw

    ReplyDelete
  6. Kalau dari pengalaman saya, semua di perkuliahan melatih ketangguhan kita karena nanti di lapangan kerja dan kehidupan nyata (apalagi setelah berkeluarga), masa2 yang dihadapi akan lebih berat dari masa kuliah. Coba saja menikmati sebisanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kedepannya akan lebih sulit jika kita tidak mulai membiasakan diri dari awal.

      Delete
  7. Replies
    1. Tapi kedepannya pengen kuliah juga kan?

      Delete
  8. gue dan kuliah bukan teman baik.
    Bukan musuh juga.
    Cuma males aja kalo denger kata 'kuliah'.
    skripsi pun udah membusuk di lemari.
    Jadi bikin jijik mau pegang.
    Takut tangan terkontaminasi.
    Kalo pegang skripsi gue itu, harus pake sarung tangan.
    supaya tangannya gak luka..

    *lebay mode on

    ReplyDelete
  9. Besar mi ini anak ee. Banyak mi tugasx. Tp sy kasi tau nah, siksaan si tugas itu belum ada apa2x di banding dera berkali2 dari pengerjaan skripsi mahasiswa tingkat akhir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cie.. Mahasiswa tingkat akhir. Wisudanya kapan kak?

      Delete
  10. wkwkwkwk.. pengen cepet2 kuliah neh :D

    ReplyDelete
  11. Tapi di balik itu semua pasti bakal tercapai sesuatu yang kita inginkan kan :-)

    ReplyDelete
  12. Paling bete tu pas udah capek capek kerja tugas tapi ga jadi di periksa ...

    ReplyDelete
  13. Di nikmati teman, saya serasa baru kemarin masuk kuliah selarang sudah akan menghadapi skripsi.

    ReplyDelete
  14. Gausah dipikirin tugas ya kerjain aja

    ReplyDelete
  15. betul mas, klo difikirin terus gak bakal kelar..solusinya ya dikerjain aja..siapin secangkir kopi aja..hehe

    ReplyDelete

Jika berkunjung ke blog saya jangan lupa untuk meninggalkan sebuah komentar. Terserah kalian mau ngomong apa yang penting masih dalam batas wajar.

About Me

Blog personal milik Mukhsin, kandidat sarjana yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Makassar.

Kontak:


mukhsinpro@gmail.com

Alexa Rank

Copyright