September 20, 2015

Aku Masih Ada




Hai, bagaimana kabarmu ?

Aku sedang duduk di teras sembari berkelakar kamu sedang apa di tempat yang tidak mampu kujangkau. Namun aku masih mengimani bahwa mungkin saja kamu masih teringat tentang kita.

Kadang aku ingin menjadi seekor burung yang bisa terbang jauh dan hinggap di dahan pohon hanya untuk melihatmu.

Bila suatu hari kita bertemu dan ingatanmu kembali, kumohon jangan ada benci yang membuat kita menjadi asing. Aku ingin kita saling memamerkan senyum bahagia, ya. Aku mau kita sama-sama bertukar cerita tentang pengalaman selama kamu pergi, atau kita jodohkan saja anak kita kelak ? Ini bukan ide gila, kan ? Aku sudah waras kok.

Sebenarnya aku tidak berharap besar, namun sudikah kiranya kuharap kita menjadi dua orang yang mengakhiri peluk dan cium untuk kisah yang penuh kasih sebagai sahabat. Aku masih menanamkan kepercayaan, walaupun di dalam kepalamu tidak ada secuil pun ingatan tentang aku, tapi di relung hatimu, aku masih ada.

Masih ada.

Ya, masih ada.

Meski dalam ketidakmungkinan.

4 comments:

  1. masih ada rasa, tapi tdk ada kemungkinan lagi... haha:(

    untuk sppakah ini semua?

    sama cerittta kayaknya ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... Untuk Dee, semoga kau tidak senasib dengan saya. Aku harap kamu lebih indah dari yang saya alami.

      Delete
  2. Aku masih ada untuk siapa ini gan ? hehe
    mantap nih yang lagi kasmaran :D sama kaya aku ..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe.. Masih ada untuk dia. (Ya dia itu siapa -_-) :V

      Delete

Jika berkunjung ke blog saya jangan lupa untuk meninggalkan sebuah komentar. Terserah kalian mau ngomong apa yang penting masih dalam batas wajar.

About Me

Blog personal milik Mukhsin, kandidat sarjana yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Makassar.

Find me on Twitter:

Alexa Rank

Copyright