June 21, 2015

Satu Hal Dalam Dirimu


 
 
Tidak terasa sudah hampir  satu tahun ini aku memendam rasa pada seseorang. Seseorang yang tak mungkin aku sebut namanya disini. Masalahnya hanya ada satu, tak ada sama sekali keberanian yang ada dalam diriku untuk menyatakannya langsung. Bahkan bertemu dengannya pun aku tak sanggup. Tapi, di katakan atau tidak di katakan sama sekali, ini tetaplah sebuah cinta.


Ini akan menjadi sebuah cerita yang hanya aku sendiri yang tahu, bahwa aku sudah terlampau jauh mencintaimu. Dan hanya kau, permaisuri yang akan duduk di satu singgasana hati ini. Aku membutuhkan satu hal, dan satu hal itu ada dalam dirimu.

Aku hanya mampu melihatmu dari tempat persembunyianku. Agar aku dapat melihat senyum manis di bibirmu, dan agar kau tak pernah menyadari tentang kehadiranku. Karena diriku terlalu takut untuk terlihat langsung di hadapan mu.

I can't ever be brave, karena kau membuat hatiku berdegup kencang. Di dekatmu aku begitu lemah, tak bisa mengeluarkan kata sedikit pun. Seolah aku membeku dan tak bisa bernafas. Aku sekarat hanya untuk bisa di sampingmu. Namun kau tak memperhatikannya sama sekali. Sejauh mungkin aku ingin pergi namun dihatimu langkahku telah terkunci.

"Mau sampai kapan ?", sebuah pertanyaan yang paling aku benci. Masalah waktu, biarlah Tuhan yang akan menjawabnya. Harapan. Harapan itu pasti akan datang, tapi aku khawatir. Jangan sampai aku menunggu di tempat yang salah.

Aku akan berubah. Menjadi satu doa terindah yang keluar dari lisan ditiap sujudmu, yang akan Tuhan jawab.


8 comments:

  1. Replies
    1. Sampai aku benar-benar tidak mampu.

      Delete
  2. liat liat post pertama ah, malah ketemu curhatan si penulis. xwxxwxwx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, blog ini awalnya isinya curhatan lebay doang.

      Delete
  3. emang dulu berapa artikel labay (katamu)? seblum d trima adsanse

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jelasnya berapa saya kurang tahu, tapi sudah lumayan banyak artikelnya baru saya berani daftar Google Adsense.

      Delete

Jika berkunjung ke blog saya jangan lupa untuk meninggalkan sebuah komentar. Terserah kalian mau ngomong apa yang penting masih dalam batas wajar.